Pemberdayaan Terhadap Pengembangan SDM Guru Sebagai Sekolah Percontohan Tangguh Virus Covid 19
DOI:
https://doi.org/10.53515/aconce.v1i1.4Keywords:
Pemberdayaan, Covid-19, SDM GuruAbstract
Pelaksanaan pemberdayaan di Komunitas RA Baitul Mu’minin dilakukan melalui lima tahapan, yaitu Define, Discovery, Dream, Design, dan Deliver. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru-guru RA Baitul Mu’minin dalam menghadapi tantangan era COVID-19. Selama dua bulan pendampingan, komunitas ini mulai menerapkan pola hidup sehat yang berkaitan dengan protokol COVID-19. Hal ini juga mencakup penerapan pembelajaran daring sesuai dengan kebijakan pemerintah, meskipun dengan beberapa kendala teknis dan sumber daya. Kondisi sosial masyarakat menengah ke bawah dan latar belakang pendidikan guru yang sebagian besar berstatus lulusan SMA/sederajat membuat pendampingan ini sangat berpengaruh terhadap perubahan pola hidup sehat di komunitas RA Baitul Mu’minin. Hasilnya, sekolah ini kini layak dijadikan contoh sekolah tanggap COVID-19, di mana guru dan siswa sudah memahami cara pencegahan penularan COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Keberlanjutan dari kegiatan ini diharapkan dapat dijaga dan dikembangkan oleh pihak-pihak terkait, termasuk kepala RA, pengurus IGRA, dan Yayasan RA, dengan terus melakukan pembinaan dan pemantauan pasca-pengabdian.





