Pemberdayaan Komunitas Pesantren Tangguh Di Masa Pandemi Covid-19
DOI:
https://doi.org/10.53515/aconce.v1i1.1Abstract
Pemberdayaan komunitas di wilayah Sunan Ampel Pondok Pesantren Al-Qodiri 1 Jember dilaksanakan melalui lima tahapan: Define, Discovery, Dream, Design, dan Deliver. Tahapan-tahapan ini menghasilkan pengembangan sumber daya manusia di komunitas, khususnya dalam memahami, mempraktikkan, dan mengedukasi tentang Fiqh Thaharah Anti-Covid-19. Pemberdayaan ini bertujuan untuk mengurangi bahaya Covid-19 di komunitas. Pendekatan ini berbeda dari penelitian lain yang lebih berfokus pada kewirausahaan atau kader kesehatan herbal. Pemberdayaan ini meningkatkan kualitas pengajaran, memastikan bahwa pembelajaran Fiqh Thaharah Anti-Covid-19 tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis. Selain itu, komunitas menjadi lebih tangguh dalam melawan Covid-19. Perbandingan dengan model pemberdayaan lain, seperti yang berfokus pada kebersihan dan potensi wisata pesantren atau peningkatan keseimbangan spiritual dan intelektual, menunjukkan tujuan yang sama dalam pengembangan komunitas namun dengan fokus yang berbeda. Pemberdayaan ini terbukti efektif dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat melalui pendidikan dan intervensi praktis.





